Blog

UNTUK YANG MUDA YANG TIDAK FASIH INGGRIS

author : Administrator | Date : 2015-12-18 | Time : 11:24:50 | Category :

UNTUK YANG MUDA YANG TIDAK FASIH INGGRIS

Kendala terbesar untuk bekerja keluar negeri adalah kemampuan bahasa inggris. Memang Orang Indonesia tidak belajar bahasa inggris sebagai bahasa kedua seperti halnya Filipina dan India, sehingga dari segi bahasa orang Indonesia kalah berkompetisi dengan pekerja dari negara lain.

Sayangnya ketika bahasa inggris menjadi kendala, yang terjadi adalah kandidat melakukan proses tawar menawar atau hanya bisa mengeluh. Ini adalah pertanyaaan atau komentar atau statement yang selalu muncul di Facebook :
"Harus Fasih ya?"
"Gak bisa bahasa inggris"
"Gimana kalau gak bisa bahasa inggris?"
"Harus bahasa inggris"
"Ke Australia harus bahasa inggris ya?"
Apapun komentarnya, pun tidak akan merubah persyaratan yang ada. karena persyaratan itu sudah baku.

Yang menjadi pertanyaan kenapa para kandidat tidak berusaha untuk meningkatkan kemampuan bahasa inggrisnya ???
Yang selalu menjadi alasan adalah ketidakadaan biaya dan waktu. Selama ada niat hal tersebut bukan menjadi alasan.

Contoh pak Nanang, penjual Cingcau di Bogor (https://www.youtube.com/watch?v=vGhL-zJDXv4), pria paruh baya yang fasih bahasa inggris. Dari segi biaya dan waktu pak nanang tidak memilikinya, tetapi beliau bisa berbahasa inggris, dan dilihat dari cara beliau berbicara, kategorinya adalah Fasih.
Contoh lainnya adalah Pak Tarmedi, sama dengan Pak Nanang, pria paruh baya lulusan HANYA SD (https://www.youtube.com/watch?v=4L4-Z-JlnMM)

Bagaimana dengan para generasi muda ??? banyak lulusan SMA bahkan perguruan tinggi jangankan berkomunikasi lancar, menjawab pertanyaan "How old are you" saja susah.
Mereka yang bergelar S1 sastra Inggris sekalipun, berbahasa inggris pun masih terasa susah.

Mereka masih muda, pikiran pun masih segar dibandingkan Pak Nanang yang paruh baya. Dari segi peluang dan kesempatan belajar pun terbuka lebar, dari internet, sosial media, buku, kaset, film dsb, dibandingkan Pak Nanang dan Pak Tarmedi
Kesempatan berkomunikasi dengan orang asing pun untuk melatih terasa tidak ada batas dengan kecanggihan teknologi. Mungkin Pak Tarmedi juga berkesempatan bila penumpangnya orang asing tetapi tidak setiap saat tentunya, dibandingkan para generasi muda yang akses teknologinya lebih baik dari Pak Tarmedi.

Kemudian apa yang menjadi hambatan untuk belajar bahasa inggris??!!!

Tidak usah ngobrol bekerja keluar negeri yang harus bisa bahasa inggris, yang didepan mata MEA yang mulai dilaksanakan akhir desember 2015, apakah siap generasi muda menghadapi serbuan tenaga kerja asing dari luar negeri yang lebih profesional dan mampu berkomunikasi bahasa inggris?! Mungkin yang siap Pak Nanang untuk jualan Cingcau di Singapura

belajar Bahasa inggris tidak untuk gagah-gagahan atau sok kebarat-baratan tetapi lebih untuk mengembangkan diri dan meningkatkan kualitas.

So Wake Up and start smell the coffee, jangan hanya bisa mengeluh dan protes, karena dipersyaratkan harus bisa berkomunikasi bahasa inggris, mulailah belajar, buka buku dan terutama niat harus tinggi.

MALULAH dengan Pak Nanang dan Pak Tarmedi dengan segala keterbatasannya, beliau-beliau bisa berkomunikasi bahasa inggris dengan baik.

Search

Categories Article

Binamandiri

Binamandiri is a family business company in recruitment Industry that has been run for 2 generations for almost three decades. Despite the weakness of Family business, Binamandiri has transformed to p

Find Us On

Visit Us

Jl. Kartini No.1 Malang 65111
Jawa Timur - Indonesia
+62 (341) 323990
+62 (341) 366566
info@binamandiri.com
Copyright © 2015. Binamandiri Muliaharja. All rights reserved.